Skip to content

YANG PERLU UNTUK YANG MUDA

10/05/2007

Akhir-akhir ini banyak dikhawatirkan mengenai peranan sekolah formal sebagai sarana pendidikan dan pembentukan generasi muda. Banyak orang setuju bahwa sekolah, pendidikan yang baik akan menentukan kualitas hidup dari generasi berikutnya. Namun demikian kenyataan ini menjadi cukup sulit terealisasi karena berbagai hambatan menghadang tujuan mulia pendidikan tersebut.

Lingkungan pendidikan kita kurang kondusif untuk membentuk pribadi-pribadi muda yang masih memerlukan pertolongan dan pengkondisian. Bagaimana sebenarnya kondisi lingkungan pendidikan kita? Kebiasaan kurang baik sedang dan akan terus berkembang, seperti korupsi mulai dari tingkat pemerintahan teratas sampai tingkat sekolah merupakan salah satu contoh. Generasi muda telah diberi contoh dan model hidup yang tidak baik oleh para senior dan oleh lingkungannya, bahwa mengambil sebagian dari hak orang lain adalah sesuatu yang lumrah dan tidak berdosa. Itulah kesan dan pesan yang disampaikan melalui tindakan-tindakan korupsi/ ketidakjujuran.

Situasi lain juga sedang berkembang, yaitu semakin kuatnya arus globalisasi yang mendorong generasi muda untuk bersikap konsumtif dan hedonistis. Mencari kemewahan dan kenyamanan dalam hidup melalui pemenuhan benda-benda material. Arah perkembangan hidup dapat dibelokkan oleh gerakan-gerakan konsumeristis, hedonistis sehingga jika tidak hati-hati generasi muda akan terjerumus dan tidak menemukan arti dari hidup yang sejati. Semua akan diukur dengan keberhasilan material sehingga sulit untuk melihat yang rohani dalam hidup sehari-hari.

Apa yang diperlukan dalam pendidikan mereka? Pendidikan harus mendorong generasi muda untuk mengembangkan daya kreasi dan kritis mereka agar mereka dapat menangani perubahan-perubahan dengan pertimbangan-pertimbangan yang masak, tidak sekedar mengikuti perubahan. Kemampuan untuk membuat pilihan berdasarkan nilai-nilai hidup yang diyakini hendaknya dilatihkan dalam pendidikan di sekolah agar mereka memiliki kemampuan untuk memilih yang baik dan mengembangkan dirinya. Dunia global juga menuntut para generasi muda untuk memiliki kemampuan mengkomunikasikan dirinya kepada orang lain dan menerima kehadiran orang lain sehingga mereka dapat bekerja sama dengan baik untuk memecahkan persoalan-persoalan hidup mereka sendiri.

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: