Skip to content

MERENUNG SEJENAK UNTUK GENERASI MUDAKU

07/13/2010

Pada tahun 1840 dua orang tokoh dalam Kongregasi FIC Mgr. Ludovicus Rutten dan Bruder Bernardus Hoecken, FIC tergerak hatinya untuk memperhatikan sebagian kecil dari generasi muda anak-anak yang kehilangan akses pendidikan karena kemiskinan yang menekan keluarga-keluarga buruh pabrik waktu itu. Kedua tokoh ini bekerja keras siang malam demi menolong anak-anak dan juga orang dewasa yang ada di kota Maastricht Belanda. Anak-anak yang tidak terurus karena orang tua siang malam bekerja di pabrik demi kehidupan sehari-harinya. Mereka berkeliaran di jalanan dan tidak mendapatkan pendidikan keagamaan yang baik, apa lagi pendidikan keilmuan seperti anak-anak yang berkecukupan. Inilah pemandangan masyarakat tahun 1840.

Keadaan jaman sekarang ini abad 21 tidaklah jauh berbeda. Banyak anak-anak dari keluarga miskin kehilangan akses pendidikan dan kesehatan. Mereka tidak mampu lagi membiayai pendidikan yang semakin mahal. Juga bahkan di sekolah-sekolah pemerintah, pendidikan ini tetap membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Pemandangan lainnya adalah banyaknya angkatan kerja muda yang terpaksa mengangggur karena tidak cukup lapangan pekerjaan. Kalaupun ada lapangan pekerjaan mereka tidak memenuhi kwalifikasi pekerjaan tersebut. Banyak lulusan perguruan tinggi yang menganggur dan tidak memiliki inisiatif untuk melakukan usaha mandiri, kebanyakan ingin bekerja di kantor yang bersih dan bergengsi, menjadi pegawai negeri. Para petani semakin terjepit oleh laju perkembangan dunia saat ini, mereka tetap menjadi kaum miskin di tanah airnya sendiri. Hasil-hasil pertanian tidak pernah mendapatkan harga yang maksimal di pasaran sekarang ini. Para pekerja pabrik yang tidak dapat berkutik karena tercekik oleh kenaikan harga kebutuhan sehari-hari, kenaikan tarif dasar listrik, dan kebutuhan-kebutuhan semakin meningkat. Inilah potret sebagian dari saudara-saudaraku sekarang ini.

Apa yang mesti dipikirkan dan dilakukan untuk generasi muda kita sekarang ini? Apa yang perlu dipersiapkan untuk mereka agar mereka dapat menjalani kehidupannya di dunianya mereka nanti yang berubah sangat cepat dan tidak menentu? Sebagai orang yang berkecimpung dalam pendidikan anak-anak muda mulai dari PG sampai SLTA perlulah terus menerus memikirkan masa depan anak-anak yang mempercayakan diri mereka untuk kita dampingi. Mereka sangat mendambakan kreatifitas kita untuk menyiapkan mereka sejak dini sikap-sikap, skill, dan keyakinan-keyakinan untuk dapat melalui belantara kehidupan yang tidak ada ujungnya ini. Mereka perlu diberikan bekal yang cukup supaya mampu mengarahkan diri pada tujuan-tujuan hidup yang dibangunnya sekarang ini.

Bekal-bekal apa yang diperlukan mereka agar mereka mampu menempuh kehidupan di dunianya yang terus berubah dan terus berkembang itu? Ketrampilan apa yang dibutuhkan untuk hidup di dunia yang semakin menjadi global dan menjadi satu tanpa batas-batas ini? Beberapa pemikiran yang menurut saya urgen untuk di lakukan dan dikembangkan dalam diri anak-anak kita adalah:
1. Sikap percaya diri. Anak-anak sejak dini dikembangkan sikap percaya diri supaya berani ambil inisiatif menanggapi tantangan kehidupan yang dijumpai. Anak-anak dilatih untuk mengagumi dirinya dan merasa bahwa dirinya berharga dan layak untuk dihargai oleh orang lain.
2. Sikap terbuka terhadap orang lain. Hidup di jaman yang sudah mengglobal memerlukan fleksibilitas untuk bergaul dan berelasi dengan orang lain. Kemampuan untuk membuka diri terhadap perbedaan orang lain menjadi dasar yang baik untuk terus bekerja sama dengan orang lain.
3. Ketrampilan berkomunikasi. Kemampuan berkomunikasi sangat menentukan masa depan anak-anak. Dengan kemampuan komunikasinya mereka akan dapat bekerja sama dengan orang lain. Oleh karena itu penguasaan bahasa asing dan bahasanya sendiri menjadi sangat penting agar mereka dapat mengkomunikasikan ide dan gagasannya, sehingga mereka mampu mengarahkan dan mempengaruhi orang lain.
4. Ketrampilan di bidang sains dan teknologi. Perlu dikuasai tahap demi tahap untuk anak-anak karena bidang ini sangat menentukan partisipasinya dalam perkembangan dunia saat ini. Penguasaan sarana teknologi dan pemanfaatannya secara bertanggung jawab menjadi kunci untuk menguasai dunia saat mereka hidup yaitu jaman sekarang abad ke 21 ini.
5. Kemampuan Team Working. Bekerjasama dengan pihak-pihak lain perlu dilatihkan kepada anak-anak sejak dini. Komunikasi yang lancar dengan berbagai lapisan masyarakat perlu dilatihkan kepada generasi muda kita supaya mereka dapat membentuk jaringan yang kuat di masa yang akan datang untuk mendukung tercapainya tujuan yang ingin di capainya.

Inilah beberapa hal yang muncul dalam permenungan saya. Bila ada yang memiliki pemikiran lebih lanjut dapat disharingkan dalam tanggapan atas artikel ini. Terima kasih berkenan membaca tulisan sederhana ini….

Advertisements
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: